Goodbyes

I used to be very bad with goodbyes...
Swanie masih inget di bulan2 pertama aku di Singapore, waktu mamiku pulang setelah ngunjungi aku, i will go home and cry in my room...
Masih inget dulu waktu ci Lenny pulang for good, I was so sad and could not bear to part with her...
Masih inget waktu i say goodbye to my secondary school friends, i actually wrote a letter to each one of them to say that i really do treasure every and each moments we spent together...
Being in Foreign country, I realised that I will often encounter yg namanya perpisahan. entah itu sementara atau mungkin selamanya. Tapi dengan seiring nya waktu, aku merasa lebih, 'kebal' dengan yg namanya perpisahan a.k.a farewell.
Aku baru nyadar sewaktu Juan pulang kemaren. Well, ada trace of sadness, but it wasn't much. ga ada tangis, ga ada pedih. I guess because I know she is already a part of me. she will always be in my heart. dan walaupun kita mungkin akan jarang ketemu, we will, one day, meet up again.
Begitu juga dengan Lisa yang Senin depan akan pulang Indo. I know, one day, we will meet again!
Swanie jadi ingat, setiap kali Swanie dan Ro say goodbye, Ro selalu bilang,
" Swanie jangan sedih, Ro ga kemana mana. Ro kan selalu di hati Swanie. Swanie juga akan selalu di hati Ro."
Well, at the beginning, it was very hard for me. tapi lama-lama, ada keyakinan bahwa perpisahan might not be forever. perpisahan tidaklah berarti aku kehilangan orang tersebut. karena jika orang itu benar2 berharga, beliau tak akan pernah terpisah dari bagian hidupmu.
To Lisa dan Juan
Thank you for bringing so much laughter and joy into my life selama kalian di Singapore. Thank you for the friendship and love. We will surely meet again, and till then, please do take care and keep in touch! love you gals!:):):)
